Wong Aksan

Drummer lulusan Folkwang Hochschule, Essen, Jerman ini mulai ikut berkecimpung pada album terakhir, meski belum banyak menentukan. Namun Wong Aksan sudah cukup puas. Aksan merasa masih harus belajar konsep musik yang diinginkan DEWA19. Selain bisa tetap menjadi dirinya sendiri, Aksan juga harus bisa jadi bagian dari DEWA19. Mungkin Dhani sudah sangat kenal dengan permainan Ari, Andra atau Erwin. Begitu juga sebaliknya. Nah, ini mungkin belum diketahui Aksan, dan itu harus dipelajari. Katanya..

Wong Aksan sempat mengidolakan Kahlil Gibran tuh. Menurutnya, dengan membaca tulisan-tulisannya pemikiran Gibran cukup mempengaruhi Wong Aksan, walau hanya sesaat. Terutama ketika saya masih SMA. Sekarang, Wong Aksan berterus terang sudah lupa tulisan-tulisannya. Dan emang, sekarang Wong Aksan nggak punya idola lagi. Hal ini terjadi sejak Wong Aksan sekolah musik di Jerman. Nggak tahu kenapa. Tapi yang jelas, waktu di Jerman Wong Aksan berada di lingkungan yang orang-orangnya katanya orisinil. Mereka bukan tipe orang yang suka mengutip pendapat orang lain, lalu bilang, ''Menurut si anu,...'' Dan Wong Aksan ini jadi kurang suka kalau ada orang bilang begitu. Soalnya, Wong Aksan pikir, "Lantas menurut lo apaan, kok kata orang?"